Semarang — Badan Penjaminan Mutu (BPM) Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) ikut menghadiri kegiatan PINARAK SERIES: Asistensi Penjaminan Mutu Eksternal Angkatan 1 yang diselenggarakan oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI Jawa Tengah dengan dukungan penuh dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK). Kegiatan dilaksanakan pada Rabu, 28 Januari 2026, bertempat di The Wujil Resort & Conventions, Kabupaten Semarang dan diikuti oleh puluhan perguruan tinggi swasta dari wilayah Jawa Tengah, termasuk perwakilan BPM UNIMMA.
Acara ini menghadirkan sekitar 160 peserta, yang terdiri dari unsur Unit Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi (UPPS), tim penjaminan mutu, serta ketua program studi kependidikan dari berbagai Perguruan Tinggi Swasta di bawah naungan LLDIKTI Wilayah VI. Kegiatan diselenggarakan sebagai upaya fasilitasi peningkatan mutu pendidikan tinggi, khususnya dalam meningkatkan pemahaman dan kesiapan perguruan tinggi dalam menghadapi proses Akreditasi Program Studi Kependidikan sesuai Instrumen Akreditasi Program Studi Kependidikan (IAPSK) versi 3.0.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala LLDIKTI Wilayah VI, Aisyah Endah Palupi, yang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran LAMDIK atas sinergi dalam mendukung implementasi sistem akreditasi yang adaptif dan komprehensif. Beliau menekankan bahwa Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi menjadi tonggak baru dalam penjaminan mutu pendidikan tinggi di Indonesia. Regulasi ini tidak hanya mendorong pemenuhan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-Dikti), tetapi juga mendorong pencapaian mutu yang melampaui standar nasional dan selaras dengan kebijakan global.
Lebih jauh, Kepala LLDIKTI Wilayah VI menyampaikan gambaran akreditasi program studi kependidikan di wilayahnya, termasuk berbagai tantangan dan peluang yang perlu dipahami oleh tim penjaminan mutu dan pengelola prodi agar mampu mengelola sistem mutu internal dan eksternal secara berkelanjutan.
Sesi materi teknis dipandu langsung oleh jajaran narasumber dari LAMDIK, yang menjelaskan substansi Instrumen Akreditasi Program Studi Kependidikan 3.0 dan implementasinya sesuai Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025. Fokus utama materi mencakup:
- Kerangka dan filosofi IAPSK 3.0 serta arah perubahan dari versi sebelumnya;
- Penyusunan LED (Laporan Evaluasi Diri) dan DKPS (Data dan Informasi Program Studi) versi 3.0;
- Kriteria dan mekanisme penilaian akreditasi berdasarkan indikator mutu terintegrasi;
- Pengenalan serta pemanfaatan SIMALAMDIK 3.0 sebagai platform pendukung proses akreditasi.
Materi teknis lebih rinci juga mencakup penyusunan dokumen penjaminan mutu berbasis data dan bukti nyata yang dapat menunjang akreditasi prodi secara holistik dan sistemik.

Melalui partisipasinya dalam kegiatan ini, BPM UNIMMA memperoleh wawasan komprehensif tentang kebijakan akreditasi terbaru dan strategi implementasinya di lingkungan kampus. BPM UNIMMA memanfaatkan kesempatan ini untuk memperkuat kesiapan internal dalam menyusun dokumen akreditasi, memetakan indikator mutu, dan meningkatkan koordinasi lintas unit yang terkait dengan sistem penjaminan mutu pendidikan.
Keikutsertaan dalam PINARAK SERIES ini diharapkan memberikan kontribusi nyata dalam penguatan tata kelola program studi kependidikan di UNIMMA — terutama dalam meraih akreditasi yang berkualitas serta meningkatkan daya saing institusi di tingkat nasional maupun internasional.

