BPM UNIMMA Dampingi Proses Akreditasi Program Studi Akuntansi S1

BPM UNIMMA Dampingi Proses Akreditasi Program Studi Akuntansi S1

Magelang — Badan Penjaminan Mutu (BPM) Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) telah memberikan pendampingan secara intensif dalam proses akreditasi Program Studi Akuntansi jenjang Sarjana (S1) yang berlangsung pada tanggal 11 hingga 14 Juni 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam menjaga dan meningkatkan standar mutu pendidikan tinggi.

Proses akreditasi dilaksanakan melalui mekanisme asesmen lapangan oleh asesor dari Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi, Manajemen, Bisnis, dan Akuntansi (LAMEMBA). Selama empat hari pelaksanaan, BPM turut hadir mendampingi seluruh tahapan asesmen lapangan, mulai dari pembukaan, wawancara dengan pemangku kepentingan, penelaahan dokumen, hingga sesi penutupan dan penyampaian berita acara.

Pendampingan yang dilakukan oleh BPM mencakup berbagai aspek, antara lain koordinasi penyiapan dokumen borang akreditasi, fasilitasi pertemuan antara asesor dengan pimpinan program studi, dosen, mahasiswa, alumni, serta pengguna lulusan. BPM juga memastikan kesiapan sarana dan prasarana pendukung selama proses visitasi berlangsung.

Dengan berakhirnya proses asesmen lapangan pada 14 Juni 2026, Program Studi Akuntansi S1 UNIMMA kini menantikan hasil penilaian resmi dari LAMEMBA. Seluruh civitas akademika berharap capaian akreditasi kali ini dapat mencerminkan kualitas penyelenggaraan pendidikan yang terus ditingkatkan dari waktu ke waktu.

 

 

 

BPM UNIMMA Hadiri Sosialisasi Akreditasi dan Penguatan Mutu Program Studi Keteknikan Menuju Unggul 2026 di Universitas Atma Jaya Yogyakarta

BPM UNIMMA Hadiri Sosialisasi Akreditasi dan Penguatan Mutu Program Studi Keteknikan Menuju Unggul 2026 di Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Yogyakarta, 28 April 2026 – Badan Penjaminan Mutu (BPM) Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) menghadiri kegiatan “Sosialisasi Akreditasi dan Penguatan Mutu Program Studi Keteknikan Menuju Unggul 2026” yang diselenggarakan oleh LAM Teknik bekerja sama dengan Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Kegiatan berlangsung secara luring di Auditorium Gedung St. Thomas Aquinas, Kampus II Universitas Atma Jaya Yogyakarta, dan diikuti oleh perwakilan UPPS serta program studi bidang keteknikan dari berbagai perguruan tinggi di wilayah DIY, Jawa Tengah, dan sekitarnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program LAM Teknik untuk mendorong peningkatan mutu program studi keteknikan menuju peringkat Unggul, sekaligus memperkuat pemahaman perguruan tinggi terkait mekanisme akreditasi terbaru. UNIMMA, yang turut diundang sebagai perwakilan perguruan tinggi dengan UPPS Keteknikan, menghadiri kegiatan ini untuk memperkuat strategi peningkatan mutu dan memastikan kesiapan prodi keteknikan dalam menghadapi akreditasi mendatang.

Materi Sosialisasi dan Penguatan Mutu

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Rektor Universitas Atma Jaya Yogyakarta, dilanjutkan dengan rangkaian pemaparan materi dari para narasumber LAM Teknik. Agenda inti mencakup:

  • Kebijakan dan Gambaran Umum Akreditasi – disampaikan oleh Prof. Hari Purnomo;
  • Diferensiasi Misi dan Akuntabilitas – oleh Prof. Maya Sarah;
  • Relevansi Pendidikan, Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, serta Pengelolaan SDM – oleh Prof. Era Purwanto;
  • Sarana, Prasarana, K3L, Mahasiswa, dan Luaran Mahasiswa;
  • Sistem Penjaminan Mutu dan Pengembangan Berkelanjutan;
  • Strategi Penyusunan LED dan LKPS LAM Teknik.

Pada sesi tersebut, peserta memperoleh pemahaman komprehensif mengenai instrumen akreditasi LAM Teknik, indikator kinerja, penyusunan dokumen LED dan LKPS, serta pemenuhan bukti fisik sebagai bagian dari penilaian akreditasi berbasis kinerja.

Kehadiran BPM UNIMMA dalam acara ini menunjukkan komitmen universitas untuk terus memperkuat sistem penjaminan mutu internal, khususnya dalam mempersiapkan program studi bidang teknik untuk meraih peringkat akreditasi Unggul. Melalui sosialisasi ini, BPM UNIMMA membawa pulang informasi strategis yang akan dijadikan dasar dalam pendampingan prodi, peningkatan tata kelola mutu, dan penyesuaian dokumen akreditasi sesuai standar LAM Teknik.

UNIMMA berharap, melalui partisipasi aktif dalam agenda nasional semacam ini, program studi keteknikan di lingkungan universitas dapat terus meningkatkan mutu layanan pendidikan, memperkuat kapasitas akademik, serta menjadi bagian dari institusi pendidikan tinggi yang unggul, adaptif, dan kompetitif.

Materi Sosialisasi Akreditasi dan Penguatan Mutu Program Studi Keteknikan Menuju Unggul 2026 bisa diunduh disini.

BPM UNIMMA Hadiri Kegiatan Safari IKU 2026 yang Diselenggarakan LLDIKTI Wilayah VI

BPM UNIMMA Hadiri Kegiatan Safari IKU 2026 yang Diselenggarakan LLDIKTI Wilayah VI

Purwokerto, 16 April 2026 – Badan Penjaminan Mutu (BPM) Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) menghadiri kegiatan Diseminasi Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi untuk PTS Jawa Tengah Berdampak, yang merupakan bagian dari rangkaian Safari IKU 2026 yang diselenggarakan oleh LLDIKTI Wilayah VI. Kegiatan ini bertempat di Universitas Muhammadiyah Purwokerto dan diikuti oleh pimpinan serta perwakilan penjaminan mutu dari berbagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di wilayah Banyumas Raya.

Safari IKU 2026 diselenggarakan secara simultan di lima zona wilayah Jawa Tengah sebagai forum strategis bagi perguruan tinggi untuk memahami arah kebijakan peningkatan kinerja institusi, memperkuat sinergi antar-PTS, serta mendorong percepatan capaian Indikator Kinerja Utama Perguruan Tinggi yang berdampak langsung terhadap mutu lulusan, relevansi pendidikan, dan kontribusi perguruan tinggi bagi masyarakat serta dunia kerja.

Dalam kegiatan ini, peserta memperoleh pemaparan mengenai kebijakan IKU terbaru, strategi implementasi IKU di lingkungan perguruan tinggi, serta pentingnya transformasi kinerja institusi dalam menjawab kebutuhan pembangunan daerah dan tantangan global. Materi juga menekankan bahwa pencapaian IKU tidak hanya bersifat administratif, tetapi harus mendorong perubahan nyata dalam praktik pendidikan tinggi.

Kegiatan dibuka dengan rangkaian acara resmi, mulai dari menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars LLDIKTI Wilayah VI, sambutan dari tuan rumah, hingga sambutan Kepala LLDIKTI Wilayah VI, Aisyah Endah Palupi. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa pencapaian IKU merupakan salah satu pilar utama dalam transformasi pendidikan tinggi, sehingga diperlukan komitmen kuat dari pimpinan PTS dan unit penjaminan mutu untuk memastikan implementasi IKU berjalan efektif, terukur, dan berdampak.

Agenda inti kegiatan mencakup penyampaian materi secara mendalam mengenai strategi peningkatan IKU, best practices dari perguruan tinggi yang telah berhasil mengimplementasikan IKU secara optimal, hingga sesi diskusi dan tanya jawab. Peserta juga diberikan kesempatan untuk mendalami tantangan implementasi IKU di institusi masing-masing serta menggali solusi teknis dan kebijakan yang dapat diterapkan.

Dengan menghadiri kegiatan ini, BPM UNIMMA memperkuat komitmen universitas dalam meningkatkan kinerja institusi, khususnya dalam mendukung pencapaian IKU yang selaras dengan visi UNIMMA dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang unggul, berdampak bagi masyarakat, serta adaptif terhadap perkembangan dunia kerja. Informasi dan arahan yang diperoleh dari kegiatan Safari IKU 2026 ini akan menjadi dasar penguatan program penjaminan mutu internal dan peningkatan sinergi antarunit dalam rangka mewujudkan transformasi kinerja perguruan tinggi yang berkelanjutan.

Materi Safari IKU LLDIKTI VI tahun 2026 bisa diunduh disini

BPM UNIMMA Hadiri Kegiatan PINARAK SERIES: Asistensi Penjaminan Mutu Eksternal LAMDIK Angkatan 1

BPM UNIMMA Hadiri Kegiatan PINARAK SERIES: Asistensi Penjaminan Mutu Eksternal LAMDIK Angkatan 1

Semarang — Badan Penjaminan Mutu (BPM) Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) ikut menghadiri kegiatan PINARAK SERIES: Asistensi Penjaminan Mutu Eksternal Angkatan 1 yang diselenggarakan oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI Jawa Tengah dengan dukungan penuh dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK). Kegiatan dilaksanakan pada Rabu, 28 Januari 2026, bertempat di The Wujil Resort & Conventions, Kabupaten Semarang dan diikuti oleh puluhan perguruan tinggi swasta dari wilayah Jawa Tengah, termasuk perwakilan BPM UNIMMA.

Acara ini menghadirkan sekitar 160 peserta, yang terdiri dari unsur Unit Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi (UPPS), tim penjaminan mutu, serta ketua program studi kependidikan dari berbagai Perguruan Tinggi Swasta di bawah naungan LLDIKTI Wilayah VI. Kegiatan diselenggarakan sebagai upaya fasilitasi peningkatan mutu pendidikan tinggi, khususnya dalam meningkatkan pemahaman dan kesiapan perguruan tinggi dalam menghadapi proses Akreditasi Program Studi Kependidikan sesuai Instrumen Akreditasi Program Studi Kependidikan (IAPSK) versi 3.0.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala LLDIKTI Wilayah VI, Aisyah Endah Palupi, yang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran LAMDIK atas sinergi dalam mendukung implementasi sistem akreditasi yang adaptif dan komprehensif. Beliau menekankan bahwa Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi menjadi tonggak baru dalam penjaminan mutu pendidikan tinggi di Indonesia. Regulasi ini tidak hanya mendorong pemenuhan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-Dikti), tetapi juga mendorong pencapaian mutu yang melampaui standar nasional dan selaras dengan kebijakan global.

Lebih jauh, Kepala LLDIKTI Wilayah VI menyampaikan gambaran akreditasi program studi kependidikan di wilayahnya, termasuk berbagai tantangan dan peluang yang perlu dipahami oleh tim penjaminan mutu dan pengelola prodi agar mampu mengelola sistem mutu internal dan eksternal secara berkelanjutan.

Sesi materi teknis dipandu langsung oleh jajaran narasumber dari LAMDIK, yang menjelaskan substansi Instrumen Akreditasi Program Studi Kependidikan 3.0 dan implementasinya sesuai Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025. Fokus utama materi mencakup:

  • Kerangka dan filosofi IAPSK 3.0 serta arah perubahan dari versi sebelumnya;
  • Penyusunan LED (Laporan Evaluasi Diri) dan DKPS (Data dan Informasi Program Studi) versi 3.0;
  • Kriteria dan mekanisme penilaian akreditasi berdasarkan indikator mutu terintegrasi;
  • Pengenalan serta pemanfaatan SIMALAMDIK 3.0 sebagai platform pendukung proses akreditasi.

Materi teknis lebih rinci juga mencakup penyusunan dokumen penjaminan mutu berbasis data dan bukti nyata yang dapat menunjang akreditasi prodi secara holistik dan sistemik.

Melalui partisipasinya dalam kegiatan ini, BPM UNIMMA memperoleh wawasan komprehensif tentang kebijakan akreditasi terbaru dan strategi implementasinya di lingkungan kampus. BPM UNIMMA memanfaatkan kesempatan ini untuk memperkuat kesiapan internal dalam menyusun dokumen akreditasi, memetakan indikator mutu, dan meningkatkan koordinasi lintas unit yang terkait dengan sistem penjaminan mutu pendidikan.

Keikutsertaan dalam PINARAK SERIES ini diharapkan memberikan kontribusi nyata dalam penguatan tata kelola program studi kependidikan di UNIMMA — terutama dalam meraih akreditasi yang berkualitas serta meningkatkan daya saing institusi di tingkat nasional maupun internasional.

Audit Mutu Eksternal ISO 21001 2018 di UNIMMA Libatkan Seluruh Unit Kerja

Audit Mutu Eksternal ISO 21001 2018 di UNIMMA Libatkan Seluruh Unit Kerja

Magelang – 2-3 Juli 2025
Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) melalui Badan Penjaminan Mutu (BPM) melaksanakan kegiatan Audit Mutu Eksternal ISO 21001:2018 pada tanggal 2 dan 3 Juli 2025 bertempat di Aula Rektorat Lantai 3. Audit ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan UNIMMA dalam meningkatkan kualitas sistem manajemen pendidikan sesuai standar internasional.

Audit eksternal ini dilakukan oleh auditor eksternal bersertifikat, yaitu Prof. Dr. Ir. Sukamta, S.T., M.T., IPU dan Mulfi Ardiamsjah, S.T., yang secara profesional dan objektif melaksanakan penilaian terhadap pelaksanaan sistem manajemen mutu pendidikan di UNIMMA.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Rektor UNIMMA, Dr. Lilik Andriyani, S.E., M.Si., yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya audit mutu eksternal sebagai salah satu instrumen evaluasi dan penguatan budaya mutu di lingkungan perguruan tinggi. “Audit ini menjadi momen penting bagi kita semua untuk merefleksikan proses-proses yang telah berjalan, serta menyusun langkah strategis untuk peningkatan mutu secara berkelanjutan,” ujar Rektor.

Selama dua hari pelaksanaan, seluruh unit kerja di lingkungan UNIMMA menjalani proses audit yang mencakup pemeriksaan dokumen, observasi implementasi sistem mutu, serta sesi wawancara dengan pimpinan dan pelaksana teknis unit. Auditor menilai sejauh mana sistem manajemen mutu pendidikan telah diterapkan secara konsisten dan efektif di setiap lini.

Ketua BPM UNIMMA menyampaikan bahwa audit eksternal ini bukan sekadar pemenuhan persyaratan sertifikasi, tetapi menjadi sarana perbaikan berkelanjutan dalam mendukung tata kelola institusi yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Dengan terlaksananya audit ini, UNIMMA terus memperkuat komitmennya dalam memberikan layanan pendidikan yang berkualitas dan responsif terhadap kebutuhan pemangku kepentingan.

Refreshing Auditee dan Auditor Mutu Internal

Refreshing Auditee dan Auditor Mutu Internal

Dalam rangka meningkatkan efektivitas pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI), Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) melalui Badan Penjaminan Mutu menyelenggarakan kegiatan Refreshing Auditee dan Auditor Mutu Internal pada 12 Juni 2025, bertempat di Aula Rektorat lantai 3 Kampus 2 Unimma. Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi antara auditor dan auditee dalam menghadapi pelaksanaan audit mutu internal tahun 2025.

Acara ini diikuti oleh para auditor internal yang telah ditugaskan, serta perwakilan unit kerja dan program studi sebagai auditee. Sosialisasi ini menghadirkan narasumber Prof. Dr. Ir. Sukamta, S.T., M.T., IPU., , yang memberikan pemaparan komprehensif mengenai prinsip-prinsip audit berbasis risiko, penyusunan bukti dukung, serta strategi komunikasi efektif antara auditor dan auditee.

Dalam sambutannya, Rektor, Dr. Lilik Andriyani, SE., M.Si, menekankan pentingnya sinergi dan pemahaman yang seragam dalam proses audit. “Penyamaan persepsi ini penting untuk memastikan bahwa proses audit berjalan secara objektif, konstruktif, dan mendorong perbaikan berkelanjutan,” ungkapnya.

Selain pemaparan materi, kegiatan ini juga diisi dengan sesi tanya jawab dan diskusi interaktif yang memberi ruang bagi peserta untuk memahami teknis dan prosedur AMI secara lebih mendalam.

Melalui kegiatan ini, UNIMMA berharap seluruh pihak dapat mendukung proses AMI sebagai bagian integral dari budaya mutu institusi dan sebagai langkah strategis menuju akreditasi yang lebih baik serta tata kelola pendidikan tinggi yang unggul.